Gaya Belajar Ananda, Harusnya Dipahami Orangtua

0
175

Masing-masing anak punya cara dan gaya untuk belajar. Perbedaan itu dipengaruhi oleh berbagai hal, yaitu fisik, emosional, sosiologis dan lingkungan. Memahami gaya belajar ananda tentu akan membantunya menyerap ilmu lebih optimal.

Dikutip dari duniapendidikan.com, terdapat 3 macam hal karakteristik atau keadaan yang ada pada siswa yang perlu diperhatikan orangtua yaitu, karakteristik atau keadaan yang berkenaan dengan kemampuan awal siswa. Misalnya adalah kemampuan intelektual, kemampuan berpikir, dan lain-lain, karakteristik atau keadaan siswa yang berkenaan dengan latar belakang dan status sosial dan karakteristik atau keadaan siswa yang berkenaan dengan perbedaan-perbedaan kepribadian seperti sikap, perasaan, minat, dan lain-lain.

Dari macam-macam jenis dan sumber karakteristik atau keadaan yang ada pada ananda, orangtua dapat menentukan data-data apa saja yang perlu diketahui informasinya dan digali dari anak tercinta.

Kondisi ananda juga senantiasa dapat mengalami perubahan, orangtua hendaknya juga harus memantau segala perubahan keadaan yang ada pada anak. Berikut ini penjelasan beberapa gaya belajar yang perlu diketahui orangtua.

Gaya Belajar Visual

Gaya belajar secara visual ini yaitu kemampuan belajar dengan melihat. Gaya belajar ini digunakan pada orang dengan indera pengelihatan yang tajam dan teliti. Kemampuan belajar yang berhubungan dengan ini yaitu seperti matematika, bahasa arab, bahasa jepang, simbol- simbol, dan lainnya yang berkaitan dengan bentuk.

Ciri ciri gaya belajar visual yaitu, bisa mengingat dengan lebih cepat dan kuat dengan melihat., tidak terganggu dengan suara- suara yang berisik., memiliki hobi membaca, suka melihat dan mendemonstrasikan sesuatu, memiliki ingatan yang kuat tentang bentuk, warna, dan pemahaman artistik, belajar dengan melihat dan mengamati pengajar dan memiliki kemampuan menggambar dan mencatat sesuatu dengan detail.

Gaya Belajar Auditori

Orang dengan gaya belajar auditori memiliki indera pendengaran yang lebih baik dan lebih terfokus. Orang dengan gaya belajar ini mampu memahami sesuatu lebih baik dengan cara mendengarkan.

Hal ini berkaitan dengan proses menghafal, membaca, atau soal cerita. Ciri- ciri gaya belajar auditori yaitu, memiliki kemampuan mengingat yang baik dari mendengarkan, tidak mampu berkonsentrasi untuk belajar jika suasananya berisik, senang mendengarkan cerita atau dibacakan cerita, suka bercerita dan berdiskusi dan bisa mengulangi informasi yang di dengarnya.

Gaya belajar auditori ini memiliki kendala yaitu anak sering lupa apa yang dijelaskan guru. Orang dengan gaya belajar ini cenderung tidak suka membaca petunjuk dan lebih suka langsung bertanya untuk mendapatkan informasi. Kendala gaya belajar ini adalah anak tidak tertarik untuk memperhatikan sekitarnya. Kurang cakap dalam mengarang atau menulis. Cenderung suka berbicara.

Oleh karena itu, metode belajar yang tepat yaitu dengan musik, menggunakan media auditori, berdiskusi, bercerita di depan kelas, dan lainnya. Anak dengan gaya belajar ini biasanya saat menghafal akan membaca keras keras kata- kata yang dihafalnya dan menjadi lebih efektif baginya ketika dicapkan dan dia dengar kembali.

Gaya Belajar Kinestetik

Gaya belajar kinestetik yaitu gaya belajar dengan melibatkan gaya gerak. Hal yang berkaitan yaitu seperti olahraga, menari, memainkan musik, percobaan laboratorium, dan lainnya. Gaya belajar ini efektif untuk anak yang menyukai gerak dan gambaran imajinasi berdasarkan gerakan.

Ciri ciri gaya belajar kinestetik, ketika menghafal yaitu dengan cara berjalan atau membuat gerakan- gerakan, menyukai belajar dengan praktik langsung atau menyentuh secara langsung., anak yang aktif dan banyak bergerak, memiliki perkembangan otak yang baik, menggunakan objek nyata sebagai alat bantu, dan menyukai aktivitas pembelajaran yang aktif atau permainan.

Metode belajar yang bisa diterapkan yaitu dengan menggerakkan jari, mengunyah permen karet, mengeksplorasi lingkungan dengan berjalan jalan, dan lainnya. Pada anak, metode pembelajaran untuk anak dengan gaya belajar kinestetik ini bisa dengan membuat permainan peran, drama, praktik skill, menari, memainkan alat musik, dan lainnya.

Gaya Belajar Global

Anak dengan gaya belajar global memiliki kemampuan memahami sesuatu secara menyeluruh. Pemahaman yang dimiliki berisi gambaran yang besar dan juga hubungan antara satu objek dengan yang lainnya. Anak dengan gaya belajar global juga mampu mengartikan hal hal yang tersirat dengan bahasanya sendiri secara jelas.

Ciri ciri gaya belajar global, bisa melakukan banyak tugas sekaligus, mampu bekerjasama dengan orang lain dengan baikSensitif dan mampu melihat permasalahan dengan baik., mampu mengutarakan dengan kata- kata tentang apa yang dilihatnya.

Gaya Belajar Analitik

Anak dengan gaya belajar analitik memikili kemampuan dalam memandang sesuatu cenderung ditelaah terlebih dahulu secara terperinci, spesifik, dan teratur. Mengerjjakan suatu hal secara bertahap dan urut.

Ciri ciri gaya belajar analitik, berfokus mengerjakan satu tugas, tidak akan ke tugas berikutnya jika tugasnya belum selesai, berfikir secara logika. tidak menyukai jika ada bagian yang terlewatkan dalam suatu tugas, cara belajar konsisten dan menetap

Anak dengan gaya belajar analitik menilai sesuatu berdasarkan fakta- fakta. Namun seringkali mereka tidak mampu menemukan titik gagasan utamanya tentang tujuan tugas yang sedang dia lakukan. Berfokus pada satu masalah atau tugas sampai selesai.(muf)

LEAVE A REPLY