Ajarkan Makna Idul Fitri pada Anak

0
157

Idhul Fitri tinggal menghitung hari. Mengajarkan makna idul fitri ternyata menjadi hal yang penting dilakukan oleh orangtua usai mengajarkan makna serta tujuan puasa kepada buah hati. Mengapa demikian ? berikut ulasannya.

Asrorun Niam Sholeh, yang pernah menjabat sebagai Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) periode 2014-2017 mengatakan, dalam menjalankan hari Raya Idul Fitri tahun ini, orangtua harus melibatkan anak-anak dalam kegembiraan hari raya, mulai dari pelaksanaan takbir, takbir keliling, salat Idul Fitri, hingga silaturahmi kepada sanak saudar

Pria yang juga merupakan Staf Pengajar Fakultas Syariah Universitas  Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta ini mengatakan, “Pastikan tak ada anak terlantar di hari kemenangan ini,” kata Na’im melalui siaran pers yang diterima Suara Pembaruan.

Alumnus Universitas Al Azhar Mesir ini,  menambahkan, orangtua harus ajarkan anak pentingnya menjalin kekerabatan dan persaudaraan sejati. Bagian dari hak dasar anak adalah hak untuk menjalankan ajaran agama.

Untuk itu,  perayaan Idul Fitri ini harus dijadikan momentum untuk membimbing anak tentang nilai-nilai luhur yang terkandung dalam hari raya, misalnya saja sikap saling memaafkan, merajut tali silaturahim, dan saling berbagi agar muncul solidaritas sosial sejak dini.

Ajari Anak Tentang Hak dan Tanggung Jawab

“Bantu anak menyadari hak dan tanggung jawabnya. Kenalkan dan rekatkan dengan sanak saudara. Ajari etika bertamu. Inilah hakikat revolusi mental,” kata dosen pascasarjana UIN Jakarta ini.

Ajarkan Anak Pentingnya Rajut Persaudaraan

Selanjutnya, ia juga mengatakan, lebaran dapat dimanfaatkan untuk memberi pengalaman spiritual bagi anak yang menyenangkan dengan merekatkan tali silaturahmi dengan handai taulan dan menjelaskan arti kekerabatan.

”Orangtua perlu mengajarkan anak-anak akan pentingnya merajut persaudaraan dengan etika relasi dengan yang lebih tua. Menghormati yang lebih tua serta menyayangi yang lebih muda. Ini akan dapat menjawab permasalahan bangsa, soal krisis etika,” ujar Niam.

Ajarkan Makna Saling Memaafkan

Ajarkan anak-anak arti dari meminta maaf dan memaafkan. Meminta maaf pada orangtua saat lebaran dan pada teman-temannya. Begitupun mengajarkan arti untuk memaafkan.

Jadikan Lebaran Sebagai Momentum Berempati

Banyak cara mengajarkan anak untuk memahami makna berbagi. Seperti berbagi pakaian baru atau lama layak pakai bagi mereka yang membutuhkan untuk lebaran. Misalnya dengan memberi penjelasan tujuan zakat fitrah untuk berbagi. Pastikan anak mngeerti kebahagiaan hari raya kemenangan Idulfitri untuk semua umat muslim. Kaya maupun miskin

Selain itu, Lebaran, tambah Niam, perlu dijadikan momentum mengajarkan untuk berempati serta kerelaan untuk berbagi. ”Jika ada uang yang dibagi, perlu dijelaskan cara pemanfaatannya secara baik, serta berbagi dengan teman-temannya,” tutupnya.(Muf)

 

 

LEAVE A REPLY