Anak Agresif, Bisa Jadi Orangtua Penyebabnya

0
111

Ketika anak bersikap agresif, bahkan destruktif (merusak), terkadang kita spontan memberinya label  ‘anak nakal’ ataupun ‘anak bandel’. Tapi tunggu dulu, karena bisa jadi salah satu penyebab anak berbuat agresif adalah kecewa pada orangtuanya. Ini tentu saja harus diketahui para orangtua.

Kecewa pada Orangtuanya

Ada banyak hal yang bisa memunculkan rasa kecewa pada anak. Misalnya orangtua tidak memenuhi keinginannya, orangtua tidak menepati janjinya, anak kecewa terhadap sikap orangtua, kehadiran adiknya yang baru, berpisah dari anggota keluarga, perceraian orangtua, hadirnya orangtua tiri, dan lain sebagainya. Kondisi-kondisi tersebut termasuk sesuatu yang tidak mengenakan bagi si kecil. Untuk itu, dia akan mengekspresikan rasa kecewanya tersebut melalui perilaku agresifnya.

Anak Tak Berani Ungkapkan Isi Hatinya

Entah karena sering mendapatkan marah dari orangtua atau karena sebab lain, beberapa anak tidak memiliki keberanian yang cukup untuk menyampaikan isi hatinya. Akibatnya dia melampiaskannya lewat perilaku agresif. Tentu bila si kecil bersikap agresif karena alasan ini, maka orangtua khususnya Bunda harus mengajaknya berbicara dari hati ke hati. Dengan demikian, dia akan merasa lega dan tak akan bertingkah agresif lagi.

Untuk Menarik Perhatian Orangtuanya

Jika menemukan anak berperilaku agresif, maka coba menilai diri sendiri. apakah selama ini Bunda sudah memberikan perhatian yang cukup untuknya? Jika belum, maka bisa jadi penyebab perilaku agresifnya adalah karena kurangnya perhatian dari orangtua. Perilaku agresif tersebut dilakukan oleh anak untuk menarik perhatian kedua orangtuanya.

Sebagai contoh jika seharian orangtua tidak peduli terhadap kondisi ananda, maka jangan heran jika suatu waktu dia akan merusak peralatan yang ada di rumah. Hal ini dilakukan sebagai cara anak agar orangtua memperhatikannya. Selain itu, perilaku agresif juga bisa menjadi sarana untuk menguji ketulusan Bunda terhadap si kecil.

Merasa Orangtuanya Tak Bersikap Adil Padanya

Faktor yang lainnya yang juga bisa membuat anak berperilaku agresif adalah karena merasa diperlakukan tidak adil. Bisa jadi ada tuduhan kepadanya terhadap apa yang ia tidak lakukan. Hal ini pun bisa memunculkan perilaku agresif pada anak. Lantaran anak merasa bahwa dirinya tidak bersalah, namun dia sendiri tidak berani untuk mengungkapkannya. Sehingga sebagai pelampiasannya, dia akan berperilaku agresif. Cara ini dianggap tepat untuk melampiaskan rasa kecewa atau kemarahannya. (Din)

LEAVE A REPLY