Begini Pendekatan pada Ananda yang Menginjak Usia Remaja

0
159

Mendekati anak di usia remaja memang tidak mudah. Di usia itu, anak seringkali sudah punya dunia sendiri meski demikian, ada beberapa cara ampuh yang bisa dilakukan orangtua untuk mendekati ananda saat usianya menginjak remaja.

Meskipun seringkali ananda terlihat sudah asyik dengan dunianya sendiri, secara sunnatullah, anak tidak masih sangat membutuhkan kedekatan orangtua. Ikatan yang kuat antara orangtua, terutama ibu,  dan  anak yang dapat menimbulkan kehangatan, kasih sayang, rasa bahagia, rasa aman, serta rasa saling mencintai.

Orangtua perlu memperkuat ikatan (bonding) dengan anak dengan berbagai kegiatan. Meningkatkan bonding dengan anak tak harus dengan pergi belibur. Bonding dapat dilakukan dengan berbagai cara. Mari simak ragam cara bonding yang dapat Anda lakukan bersama ananda. Semakin Anda dekat dengan ananda saat remaja, semakin menyelamatkannya dari pengaruh buruk dari lingkungan luar.

Memasak Bersama di Akhir Pekan

Melakukan tugas rumah tangga bersama anak yang kini sudah menginjak usia remaja adalah hal yang menyenangkan. Sesekali ajaklah anak pergi ke supermarket terdekat untuk berbelanja bahan makanan dan memasaknya bersama di rumah. Selain dapat menjalin kedekatan dengan anak, cara ini akan membuat anak memahami perannya sebagai perempuan untuk membantu pekerjaan rumah.

Ikutlah Hangout

Anak usia remaja juga umumnya gemar hangout, agar Anda tak ketinggalan perkembangan, sekali-kali ikutlah untuk hangout bersama. Dengan begitu, Anda akan mendapatkan dua manfaat sekaligus. Pertama, cara ini akan meningkatkan kedekatan antara Anda dengan anak. Kedua, Anda akan mengetahui tempat-tempat favorit yang biasa anak Anda kunjungi ketika hangout.

 

Mendekor Kamar Tidur Bersama

Kegiatan ini akan meningkatkan bonding antara orangtua dengan anak. Selain dapat memicu kreativitas anak, mendekor ruang tidur bersama juga dapat membuat anak mendapatkan suasana baru dan menghindari kejenuhan. Bebaskan ia berkreasi untuk mengatur ruang tidurnya sesuai dengan yang ia mau. Ajarkan tanggung jawab untuk selalu membersihkan dan merapikan kembali ruang tidurnya. Mengajak anak untuk mendekor bersama akan membuat anak merasa diperhatikan. Selain itu, hal ini juga dapat menjadi quality time yang baik untuk Anda dengan anak.

Mengajaknya ke Toko Buku

Daripada memanjakannya dengan membelikan mainan atau boneka, akan lebih baik untuk mengajak si kecil pergi ke toko buku. Selain menjadi reminder bagi orang tua untuk memperhatikan kebutuhan sekolah anak (buku bacaan, alat tulis, dan sebagainya), hal ini juga dapat meningkatkan bonding antara orang tua dengan anak. Orang tua dapat sembari bertanya kepada anak, meski sekedar menanyakan buku bacaan apa yang ia suka, atau pelajaran apa yang ia gemari. Pertanyaan semacam itu mungkin sepele, namun sangat berarti bagi anak.

 Dengarkan Curahan Hatinya

Hal terakhir dan penting dilakukan, jangan lupa selalu dampingi untuk mendengar semua curahan hati mereka. Anak akan merasa diperhatikan ketika curahan hatinya didengar oleh orang tuanya. Jangan lupa untuk memberikannya masukan yang solutif. Namun hal ini bukan berarti Anda harus selalu menyediakan waktu untuk mendengar curahan sang anak. Ajarkan anak untuk secara perlahan belajar mandiri menyikapi persoalan yang dihadapinya. Hal ini juga bertujuan untuk mencegahnya dari sifat manja. (Din)

LEAVE A REPLY