Begini Konsep Mendidik Anak dalam Islam

0
137

 

Mendidik anak tak akan menjadi kendala jika orangtua memahami konsep pendidikan anak yang sesungguhnya. Islam adalah agama yang mengajarkansemuahal, termasukmendidikanak. Bagaimana konsep mendidik anak dalam Islam ? berikut ulasannya

Berbicara mengenai pendidikan anak,sebaik-baik teladan yang patut kita contoh adalah Rasulullah shalallahi alaihi wa sallam. Keteladanan manusiaterbaikitu, sebagai ayah begitu menginspirasi.

Berbeda kontras dengan tradisi bangsa Arab yang kaku dan keras, Nabi Muhammad justru menghadirkan suasana ramah, hangat, penuh pendidikan, kelembutan dan cinta kasih.“Ada beberapa tahapan dalam mendidik anak ala Rasulullah,” papar Suhady Fadjaray, trainer yang seringmengisipelatihan parenting sebagai Pakar Parenting. Ia menjelaskan bahwa terdapat perbedaan perlakuan terhadap anak berdasarkan usianya.

Anak Usia 0-6 Tahun

Pertama, mendidik anak usia 0 hingga 6 tahun, adalah dengan memperlakukan anak sebagai raja. Anak usia 0-6 tahun merupakan usia emas atau golden age.  Anak pada usia ini akan mengalami masa tumbuh kembang yang sangat cepat.  Percepatan tumbuh kembang ini bisa dirangsang dengan mainan.  Mainan akan sangat membantu agar anak menjadi anak yang cerdas.

Rasulullah shalallahi alaihi wa sallammenganjurkan kepada orangtua untuk senantiasa berlemah lembut terhadap anak yang masih berusia dari 0 hingga 6 tahun.  Memanjakan, memberikan kasih sayang, merawat dengan baik dan membangun kedekatan dengan anak merupakan pola mendidik yang baik.

Pada fase ini ciptakan rasa aman dan nyaman bagi anak ketika bersama orang tuanya.  Ketika anak nakal maka janganlah membiasakan untuk dipukul supaya anak mau menurut.  Memukul ataupun memarahi anak pada usia ini bukanlah cara yang tepat.  Berikanlah kesempatan pada anak agar merasakan kebahagiaan yang berkualitas dimasa kecil.

Anak Usia 7-14 Tahun

Kedua, mendidik anak usia 7 hingga 14 tahun adalah memperlakukan anak sebagai tawanan perang/ pembantu. Rasulullah bersabda, “Perintahkan anak-anakmu untuk shalat saat mereka telah berusia 7 tahun, dan pukullah mereka jika meninggalkannya ketika mereka berusia 10 tahun, dan pisahkanlah tempat tidur mereka.”     (HR. Abu Dawud)

Perkenalkanlah anak dengan tanggung jawab dan kedisiplinan pada usia ini.  Kita bisa melatihnya mulai dari memisahkan tempat tidurnya dan mendirikan shalat 5 waktu.

Pukullah anak ketika anak tidak mau mendirikan shalat.  Tapi bukan pukulan yang menyakitkan atau pukulan di kepalanya. Pada fase ini, sanksi diperlukan untuk membuat anak menjadi teratur. Namun, usahakan sanksi yang diberlakukan adalah hasil dari kesepakatan orang tua dan anak.

Anak Usia 15-21 Tahun

Ketiga, mendidik anak usia 15 hingga 21 tahun adalah memperlakukan anak seperti sahabat. Anak pada usia ini adalah usia yang cenderung memberontak.  Oleh karena itu dibutuhkan pendekatan yang baik kepada anak.  Fungsinya adalah agar bisa meluruskan anak ketika melakukan kesalahan.

Menciptakan  rasa nyaman pada anak, adalah hal yang penting pada fase ini.Jadilah sahabat terbaik bagi anak, yang setia yang siap mendengar segala cerita dan curahan hati anak.
Masa ini adalah masa pubertas untuk anak-anak.

Predikat orang tua yang sukses dalam mendidik anak, tak akan melekat jika terdapat satu fase yang gagal dalam mendidik anak. Tentunya dalam mendidik anak, dibutuhkan pengetahuan, kesabaran dan kesiapan.  Teruslah belajar agar menjadi orangtua terbaik.(muf)

LEAVE A REPLY