Dua Aspek Penting Jadikan Si Kecil Cerdas

0
88

Setiap orangtua menginginkan anaknya tumbuh cerdas dan memiliki masa depan yang cerah. Lely Tobing Mont, Dipl, praktisi pendidikan anak usia dini, mengatakan dalam laman youtube miliknya bahwa para ahli telah meneliti bahwa kecerdasan manusia didapat dari dua aspek, yaitu nature dan nurture. Apa itu?

Berbicara tentang nature, maka hal itu berhubungan dengan genetik. Oleh sebab itu banyak orang yang mengatakan jika ibu dan bapaknya pintar, maka anaknya pasti pintar. Buah tak jatuh jauh dari pohonnya, kata pepatah.

Hal ini juga terkait erat dengan kebiasaan orangtua. Jika ayah dan Bundanya suka membaca, anaknya dengan mudah menirunya tanpa perlu diminta. Tanpa disadari, orangtualah yang membentuk kebiasaan ananda, karena lingkunga terdekat ananda adalah orangtua. Merekalah guru pertama bagi ananda.

Sedangkan nurture, adalah sesuatu yang dipersiapkan. Dalam hal ini terdapat tiga hal, yaitu asih, asuh, dan asah. Asih adalah kasih sayang (afeksi) dan perhatian yang diberikan orangtua terhadap anak. Sedangkan asah identik dengan stimulasi dan informasi yang bermanfaat. Berbeda halnya dengan asuh yang identik dengan nutrisi dan asupan gizi yang bermanfaat. Lely mengatakan, ketiganya memiliki peranan penting untuk menyiapkan anak memiliki masa depan yang cerah.

Penting untuk Memahami Cara Kerja Otak Anak

Tiga dimensi otak menurut Paul Dennison (pencetus braingym atau senam otak), antara lain, pertama, dimensi fokus. Dimensi inilah yang bekerja untuk menerima dan mengeluarkan informasi.

Kedua, adalah dimensi otak tengah. Dimensi inilah yang berhubungan dengan emosi seperti rasa senang, rasa sedih, rasa marah, dan sebagainya.

Ketiga, otak bagian depan atau dimensi lateralitas yang berhubungan dengan otak kiri (segala sesuatu yang bersifat detail seperti urutan), kemudian ada otak kanan, yang berhubungan dengan gambar besar, perasaa, empati, dan sebagainya).

Stimulasi Positif dalam Aspek Nurture

Organisasi internasional seperti World Health Organization yang kemudian disingkat menjadi WHO,  mengatakan stimulasi yang positif bermanfaat bagi tumbuh kembang anak.

Educational kinesiologi foundation juga mempercayai bahwa lingkungan yang dipersiapkan memiliki peranan yang penting dalam menciptakan suasana belajar menjadi menyenangkan. Sehingga penting bagi para pendidik dan orangtua memastikan bahwa pembelajaran untuk anak dilangsungkan dengan suasana yang riang, gembira dan menyenangkan.

Lely kembali mengungkapkan bahwa lingkungan yang dipersiapkan menjadi salah satu hal yang menentukan seorang anak menjadi pembelajar yang mandiri. Contoh lingkungan yang dipersiapkan adalah adanya keteraturan dan keserasian dalam lingkungan yang bisa membantu proses berpikir anak menjadi lebih optimal.

Stimulasi Positif bagi Otak Anak

Stimulasi positif artinya stimulasi secara alami yang dikemas dengan suasana gembira. Dengan kata lain informasi yang sengaja dimasukkan secara baik akan membuat otak bagian belakang menerimanya dengan ‘senang hati’. Begitu juga dengan otak bagian tengah yang akan menerimanya secara aman ‘safe and no problem’, serta tidak ada trauma yang ditimbulkan. Kemudian hal tersebut akan memudahkan otak bagian depan menyimpannya dalam bentuk memori yang menyenangkan.

Berbeda halnya dengan stimulasi yang diberikan dalam suasana tegang dan tidak nyaman, maka stimulasi tersebut tidak akan berhasil masuk ke otak anak dengan sempurna.

Cara Terbaik untuk Menstimulasi Otak Anak

Menstimulasi otak anak adalah bagian dari nurture. Lely mengatakan dunia anak identik dengan bermain dan segala sesuatu yang menyenangkan. Oleh sebab itu, cara terbaik untuk menstimulasi otak anak adalah menghubungkan antara bermain dan stimulasi.

Selain stimulasi, asupan gizi bagi si kecil juga menjadi bagian yang penting. Asupan nutrisi yang mencukupi akan membantu tumbuh kembang si anak baik secara fisik.

Pakar pendidikan anak usia dini (PAUD) ini juga menyampaikan pesan, “Orangtua harus mengetahui cara bermain yang produktif dan ‘sehat’. Meskipun jenis permainan banyak, tapi tak semua jenis permainan memiliki manfaat bagi tumbuh kembang anak.” tutup Lely. (Din)

LEAVE A REPLY