Film Pelaut Tarakhir karya siswa SMAIT DHBS

0
310

Film Dokumenter “Pelaut Terakhir” karya siswa SMAIT DHBS merupakan satu-satuya finalis dari Kalimantan Timur yang meraih Predikat Terbaik Nasional.

Mengangkat kisah suka duka anak seorang nelayan suku bajau yang tinggal di wilayah selangan Bontang Lestari karya siswa SMAIT Daarul Hikmah Boarding School (DHBS) meraih predikat film terbaik tingkat nasional.

Bontang patut berbangga memiliki sumber daya manusia berkualitas. Lewat film dokumenter inspiratif yang digarap oleh tiga siswa SMAIT DHBS, mereka berhasil meraih prestasi membanggakan di ajang Festival Film Dokumenter Pelajar Tingkat Nasional 2017.

Festival Film Dokumenter Pelajar Tingkat Nasional 2017 ini merupakan perlombaan pembuatan film pendek yang diikuti oleh berbagai sekolah dari seluruh daerah di Indonesia. Festival yang digelar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman itu mengambil tema tentang kelautan.

Bermodalkanilmu dan kemampuan yang dimiliki saat mengikuti ekstrakurikuler sinematografi di sekolah mereka, ketiga siswa SMAIT DHBS yakni Muhammad Tammam Attaqi, Raihan Rizki Muhtadin serta Rizki Fitrarijal dibantu Pembina ekstrakurikuler Yuni Listiani. Dari Banyaknya proposal yang dikirim dari berbagai daerah sekolah Inonesia, panitia menyaring menjadi 20 proposal tebaik. Salah satu proposal tebaik itu yakni dari SMAIT DHBS.

LEAVE A REPLY