Ini Cara Bentengi Anak dari Paham Terorisme

0
137

Kali ini giliran kota pahlawan Surabaya, terguncang bom. Yang lebih menyedihkan terror itu sudah melibatkan anak-anak. Pemahaman agama yang benar dari orangtua sangat penting untuk membentengi anak dari pengaruh paham terorisme.

Surabaya memang terguncang, 3 tempat peribadatan, rumah susun, bahkan kantor polisi, diserang dengan bom pada hari Ahad dan Senin,(13,14/05). Teroris, seperti tak pernah kehabisan cara untuk mengguncang teror, di manapun kapanpun. Kejadian-kejadian tak hanya meninggalkan duka yang cukup mendalam bagi para korban, namun juga menyebarkan ketakutan bahkan kebencian dan kecurigaan.

Yang lebih menyedihkan lagi, teroris selalu dikaitkan dengan agama Islam. Ustadz Zulkifli Muhammad Ali, Lc, MA dengan tegas menolaknya. Karena menurutnya di dalam Islam, membunuh sangat terlarang.  “Membunuh satu nyawa yang tidak dibenarkan menurut Allah subhanahu wa ta’ala, RasulNya dan agama ini, maka dosanya sama dengan membunuh semua orang yang ada di muka bumi ini.”

Menurutnya, Islam adalah agama yang jauh dari kekerasan. Ia mencontohkan kejadian di masa Rasulullah dan khulafa urrasyidin,  bahwa Rasulullah Muhammad shallallhu ‘alaihi wa sallam  dan khulafa urrasyidin selalu berpesan kepada para panglima perang yang dikirim, bahwa jangan sampai ada gereja yang dihancurkan, jangan sampai pohon-pohon, tanaman yang rusak dan dibinasakan. Jangan ada pendeta-pendeta yang tertumpah darahnya, karena mereka justru wajib dilindungi, begitu pula dengan anak-anak atau wanita-wanita.

“Begitu tingginya, Islam ini menjaga darah , menjaga nyawa, dan menjaga kehormatan manusia. Bahkan tawananpun diperlakukan seperti sahabat sejati,” tegasnya. Para tawanan itu, katanya, harus diberikan makanan dan pakaian yang layak seperti memperlakukan saudara sendiri.

“Maka, peledakan ini baik yang sekarang maupun yang sebelum-sebelumnya dipastikan bukan dari umat Islam. Kalo ada umat Islam, maka Islam berlepas diri daripadanya,” katanya.

Kemudian, Ustadz Zulkifli kemudian mengutuk  perbuatan yang dilakukan teroris yang melakukan tindak kekerasan yang menyebabkan hancurnya rumah ibadah dan tumpahnya darah dari umat manusia dari agama mana saja. Dalam peryataannya itu, ia menyampaikan bela sungkawa yang mendalam atas kejadian yang biadab itu.

Tak hanya ustadz Zulkifli, ustadz ternama lainnya juga menyatakan bela sungkawanya seperti Felix Siauw, Ustadz Bachtiar Nasir, Ustadz Arifin Ilham dan sejumlah pemuka agama Islam lainnya juga menyampaikan hal yang sama. Mereka menegaskan bahwa, diharamkan untuk dengan sengaja menghilangkan nyawa seseorang, membunuh anak-anak, wanita, pemuka agama, dan merusak fasilitas ibadah tanpa ada alasan yang kuat.

Para Ustadz itu sepakat bahwa pengeboman yang dilakukan para teroris itu jauh dari ajaran Islam. Karenanya, pemahaman yang benar orangtua tentang Islam harus utuh dan benar untuk mencegah menangkal pemahaman dari luar lingkungan yang belum jelas kebenarannya dan membahayakan. (ilh)

LEAVE A REPLY