Inilah Berbagai Bahasa Cinta Anak Berdasarkan Usianya

0
86

Tahukah Anda bahwa anak, di semua usianya, ternyata mempuyai cara dan gaya tersendiri dalam mengungkapkan rasa cintanya kepada orangtua. Bahkan saat bayi baru lahir pun punya bahasa cinta kepada orangtuanya. Bagaimana mengenalinya?

Meskipun bayi yang baru lahir belum dibekali dengan kemampuan untuk berkomunikasi atau menyampaikan perasaannya dengan jelas. Sang bayi sudah berusaha melihat, mengenal dan mengenang sosok atau figur penting seperti Ayah, Ibu, Kakak.

Lalu bagaimana seorang bayi mengungkapkan rasa cintanya? Tapi bayi yang baru lahir dapat mengungkapkan perasaan cinta kasih melalui tatapan matanya. Tetapi untuk melakukan hal ini bayi membutuhkan usaha yang keras sebab belum sepenuhnya mengenali wajah kita sebagai orangtuanya.

Rewel Sang Anak, Tanda Cinta

Memasuki usia 8 hingga 12 bulan, bayi sudah lebih aktif dan ia akan memberikan respon ketika kita jauh darinya. Bahkan ketika kita tidak berada disampingnya maka si bayi akan menjadi lebih rewel dan gelisah.

Nah, kondisi yang seperti ini menunjukan bahwa si buah hati merasa lebih aman dan nyaman ketika berada di dekat kita dan hal ini juga menunjukan bahwa kasih sayangnya hanya untuk kita.

Saat bayi masuk usia balita atau anak-anak, maka ia sudah mulai bisa berpikir. Pada usia ini perkembangan emosionalnya cukup labil sehingga kadang mudah marah atau rewel. Bahkan ketika ada hal yang tidak disukainya langsung merespon dan marah. Namun ingat, kita tak perlu khawatir meskipun demikian, karena si kecil sangat mencintai kita sebagai orang yang paling berharga dalam hidupnya.

Usia Sekolah dan Prasekolah, Mengucap Langsung Rasa Cinta

Di usia sekolah, anak-anak biasanya sudah dengan terang-terangan bisa mengungkapkan sayang pada kita. Bahkan pada beberapa kasus ditemukan anak usia ini bisa menunjukan kasih sayang untuk orangtuanya dengan cara yang mengharukan, seperti memberikan kartu ucapan, bunga atau menyampaikan kasih sayangnya langsung kepada orangtuanya.

Sedangkan anak usia prasekolah biasanya menunjukan kasih dan cintanya terhadap kita dengan kemampuan dan prestasi. Dengan tujuan ingin membuat kita sebagai orangtuanya merasa bangga pada mereka.

Bahasa Cinta dengan Prestasi

Anak yang memasuki usia remaja dan beranjak dewasa biasanya merasa malu untuk menunjukan kasih sayangnya terhadap orangtua. Biasanya anak usia ini menunjukannya lewat prestasi yang bertujuan supaya kita merasa bangga.

Bahkan mereka akan merahasiakan setiap kegagalan dengan tujuan supaya orang tua tidak khawatir dan sedih. Pemikiran anak sudah berubah menjadi lebih mengayomi dan melindungi orang tua sebagai bentuk kasih sayangnya. Bukti cinta kasih yang sangat besar anak pada usia remaja sehingga tidak mau membuat orang tua merasa kecewa.

Jadi, anak akan menunjukkan kasih sayangnya kepada orangtua sesuai dengan usianya. Poin pentingnya adalah, naluri anak akan senantiasa menyayangi orang tuanya sebagai sosok penting dalam hidupnya. Namun bentuk kasih sayangnya tak bisa disamakan antara anak satu dengan lainnya meski mereka berada pada usia yang setara, hal ini disebabkan kepribadian yang juga berbeda antara anak satu dengan lainnya. (Din)

 

LEAVE A REPLY