Mengajari Anak Mengatur Keuangannya Sendiri

0
136

Bukan manusia jika tidak memiliki hasrat untuk belanja. Jika tidak termanage dengan baik, keuangan akan amburadul. Lalu bagaimana mengajari ananda mengatur keuangan ?

Manajemen keuangan yang sehat dan teratur, akan menjadi keuntungan bagi dirinya sendiri di masa depan. Managing Director dari Halomoney.co.id, Jay Broekman mengatakan, “Tidak perlu mengajari anak dengan teori semata, karena mereka sudah mendapatkannya di sekolah.”

Ia menekankan untuk membuat Ananda paham tentang konsep manajemen keuangan tidak perlu dengan teori-teori. Yang dibutuhkan adalah praktik secara riil terhadap manajemen keuangan Ananda.

Dengan praktik tersebut tentu akan mempermudah Ananda untuk memahami konsep manajemen keuangan yang tepat bagi dirinya sendiri.

Mengenalkan Konsep Uang pada Anak

Ketika Ananda sudah memasuki masa-masa sekolah. Mulailah dengan memperkenalkan mereka pada nilai uang dari pecahan terkecil hingga terbesar. Berikan pengertian dan informasi sederhana tentang konsep uang. Namun, mengenalkannya dengan hal ini tidak langsung bisa menjadi media untuk belajar berhitung.

Batasi Uang Saku Anak

Ketika memberi Ananda uang saku, ingatkan pada Ananda untuk membelanjakannya sesuai dengan kebutuhan bukan menghambur-hamburkannya. Orangtua juga perlu membatasi uang saku Ananda dan konsisten dengan nilai uang yang diberikan, agar Ananda dapat berhati-hati dalam menggunakan uang sakunya dan memahami bahwa setiap orang mempunyai uang yang terbatas.

Ajarkan Menabung

Sampai lupanya, Ananda tentu pernah secara tidak sengaja menghabiskan uang sakunya untuk membeli yang diinginkan semata bukan yang dibutuhkan. Oleh karena itu, ajarkan Ananda untuk menyisihkan sebagian uang sakunya sebagai tabungan. Beri Ananda pemahaman sederhana dari manfaat menabung di masa depannya.

“Kebutuhan” Lebih Penting

Tak banyak yang bisa membatasi keinginan daripada kebutuhan. Ananda-pun terkadang begitu. Karena Ananda sudah memegang uang saku sendiri beri ia pemahaman bahwa membeli sesuatu itu lebih mengutamakan kebutuhan daripada keinginan. Dengan begini, Ananda dapat mengatur keuangan dari penghasilannya sendiri kelak.

Ajarkan Bersedekah

Selain menabung, ada hak orang lain dalam kuasa kita yang harus dikeluarkan. Bersedekah menjadikan Ananda tak hanya tumbuh dengan pengelolaan keuangan yang baik namun juga peduli dengan orang-orang di sekitarnya dan menumbuhkan rasa saling berbagi di dalam dirinya.

Mengajarkan Ananda untuk mengelola keuangannya sendiri memang bukanlah suatu hal yang mudah, namun juga bukan hal yang terlalu sulit. Hanya butuh pembiasaan dan keistiqomahan orangtua dalam menerapkan aturan-aturan yang telah dibuat terkait dengan keuangan ananda.

Keinginan membeli ini dan itu bagi ananda adalah hal yang wajar. Namun, keinginan tersebut sudah sewajarnya dibatasi karena kondisi keuangan yang memang terbatas. Untuk itulah Ananda perlu mengerti dan memahami bagaimana mengelola keuangan yang tepat untuk dirinya sendiri. (ipw)

LEAVE A REPLY