Menghentikan Kebiasaan Berbohong Anak

0
151

Ada trik khusus dalam mengatasi anak yang suka berbohong. Salah dalam menyikapi, ternyata justru membuat anak kian berbohong loh. Yuk simak tips berikut untuk menghentikan kebiasaan anak berbohong.

Hukuman, Tidaklah Berhasil

Memberi hukuman pada anak justru lebih sering tak berhasil dibanding berhasil. Anak-anak berbohong untuk menghindari konsekuensi dari tindakan mereka, yang sebagian besar adalah hukuman. Beri anak ruang untuk datang dan mengaku, dan anak mungkin benar-benar merasa tidak perlu mengarang cerita.

Sampaikan, Berbohong Bukan Perilaku Baik

Suatu saat, di waktu-waktu santai, beritahulah bahwa berbohong bagaimanapun bentuknya adalah suatu hal yang tidak baik. Berbohong adalah perbuatan yang mungkin bisa menyelamatkan sementara, namum menjerumuskan selamanya. Sampaikan juga bahwa berbohong akan semakin menyulitkan kehidupan seseorang. Berikan contoh kepadanya.

Ajarkan padanya mengenai kejujuran, dan pentingnya melakukan suatu hal sesuai dengan kenyataannya. Sampaikan dalam kondisi santai yang tidak yang tidak terkait langsung ketika anak berbohong, sehingga dia tidak merasa tertuduh.

Menghargai Kebenaran

Ketika ananda akhirnya mengumpulkan keberanian untuk mengatakan yang sebenarnya, pastikan Anda mengakui dan menghargai itu dengan mendengarkan tanpa menghakimi atau menyimpulkan.

Ciptakan Rasa Aman pada Anak

Menciptakan rasa aman adalah salah satu hal yang harus dilakukan orangtua untuk anaknya. Sebenarnya saat anak berbohong, dia tidak memiliki niat yang jahat lho, karena dia hanya ingin dirinya aman.

Karena saat anak berbohong, biasanya dia sedang merasa terancam atau tidak aman. Semisalnya saat anak membolos sekolah atau les, ada kemungkinan ada hal yang tidak aman yang ia rasakan di sekolah atau di tempat lesnya.

Jadi, solusinya adalah kita sebagai orangtua harus memastikan apa alasan dia membolos, dan jika alasan sudah di dapat, maka kita bisa langsung menanyakan pada pihak sekolah atau mengawasinya langsung.

Memecahkan Masalah Bersama-sama

Setelah anak Anda mengaku, duduk bersama untuk mencari solusi. Ini memberi anak kepercayaan diri bahwa mereka tidak hanya bisa curhat dengan orangtua, tetapi Anda sebagai orangtua juga membantu mereka.

Biarkan Anak Membuat Pilihan

Mau menonton televisi atau pakaian yang akan dipakai, seringnya orangtua yang memutuskan. Sebaliknya, biarkan anak berbicara dalam hal ini, sehingga mereka tahu pendapat mereka juga dihormati. Ini akan menghindarkan anak berbohong.

Kerap kali anak berbohong karena takut dengan orangtua, merasa pendapatnya tidak dihargai, merasa selalu dicurigai orang tua, dan belum merasa aman serta nyaman dengan orangtua. Oleh sebab itu rangkul anak dan ikuti tips-tips di atas agar anak berhenti dari kebiasaan berbohong. (Din)

LEAVE A REPLY