Tips Atur Waktu Tidur Anak Ketika Ramadhan

0
99

Saat Ramadhan, jadwal kegiatan sering berubah total. Jika tak pandai mengatur waktu, kondisi tubuh akan menjadi lesu. Kelihaian mengatur jadwal sangat diperlukan. Terlebih untuk ananda yang sedang belajar berpuasa.

Ada banyak hal yang perlu diperhatikan orangtua saat mendampingi anak puasa Ramadhan. Tak hanya keebutuhan nutrisinya, tapi juga mengatur pola istirahat anak. Istirahat yang cukup penting bagi anak untuk menjaga kesehatan fisik dan emosinya. Sehingga, anak bisa bugar dan tetap semangat sepanjang hari saat menjalani puasa.

Sama halnya dengan orang dewasa, pola makan bukanlah satu-satunya hal yang berubah dalam rutinitas anak-anak selama bulan puasa. Kewajiban untuk bangun di pagi buta demi makan sahur tak ayal membuat waktu tidur malam Anak jadi berkurang.

Perubahan pola tidur saat puasa inilah yang tanpa disadari kerap menjadi alasan anak-anak sering lemas dan mengantuk sepanjang hari. Ujung-ujungnya, produktivitas di sekolah menjadi menurun dan parahnya lagi puasa yang tak sampai hingga waktu berbuka. Berikut ini ada beberapa tips yang bisa membantu Anda untuk mengatur pola tidur anak saat puasa agar tidak mudah mengantuk selama beraktivitas di siang hari.

Tidur Lebih Awal

Saat puasa, anak bisa saja sedikit tidur akibat harus bangun dini hari untuk sahur. Maka dari itu, ubahlah jam tidur anak lebih awal. Misalnya, selepas tarawih dan tilawah segerakan anak Anda untuk tidur dan tidak banyak bermain-main di luar. Anda bisa menjadwalkan maksimal anak tidur jam 9 malam. Katakan padanya, “Sayang, cepat tidur ya, besok kan mau bangun jam 3 pagi buat sahur”.

Dukung Tidur Berkualitas

Tugas Anda bukan hanya meminta anak tidur lebih cepat, tapi juga membantu ia tidur berkualitas. Selain menyiapkan fisik anak agar tak terlalu lelah di malam hari, Anda bisa mematikan lampu agar otak si kecil juga ikut istirahat dan kian nyenyak tidurnya.

Pastikan badan si kecil bersih. Jika ia berkeringat selepas bermain di malam hari, Anda bisa menggantikan bajunya sebelum tidur. Tentunya, agar tidur anak nyaman dan lelap.

Kurangi TV dan Gadjet

Berikan aturan main dan konsekuensi pada anak. Salah satu gangguan tidur pada anak bisa jadi karena terlalu sering menonton acara TV danbermain gadjet. Bijaklah menyikapi hal itu, Anda bisa membuat kesepakatan pada anak untuk mengurangi penggunaan TV dan gadjet, misalnya hanya boleh dua jam selama sehari.

Sebaliknya, alihkan kegiatan si kecil dengan aktivitas yang tak kalah menyenangkan. Seperti, berkunjung ke rumah teman, ngabuburit dengan ngaji bersama keluarga, atau lainnya. Kreatiflah mengemas kegiatan agar anak tertarik mengikutinya.

 Istirahat Siang

Jika jam sekolah lebih singkat ketika puasa, maka manfaatkanlah untuk mengoptimalkan istirahat siangnya. Anda bisa mengalokasikan waktu sekitar 1 jam untuk si kecil tidur siang. Lebih baik, tunda dulu aktivitas berlebih, seperti membiarkannya bermain di luar saat siang hari. Hal tersebut bisa membuat anak lelah saat berpuasa.

Demikian ulasan mengenai cara ampuh mengatur waktu tidur anak ketika Ramadhan. Semoga bermanfaat.(Muf)

 

LEAVE A REPLY