Tips Jitu Mendidik Anak Generasi Z

0
123

Menyesuaikan pendidikan anak dengan perkembangan gadget saat ini memang susah-susah gampang. Pasalnya, di era teknologi dan informasi seperti saat ini, anak makin mudah mendapatkan informasi. Bagaimana mendidik anak generasi Z ? berikut ulasannya.

Berbicara tentang generasi Z, generasi Z merupakan generasi yang kerap dilabeli sebagai Generasi Z atau biasa disebut Gen Z (mereka yang lahir di 1994 sampai tahun 2010) dengan mudah bisa mendapat informasi dari internet.

Hal itu pun membuat pertumbuhan mereka menjadi sangat dinamis. Bahkan, meskipun minim pengalaman, tak jarang Gen Z memiliki pengetahuan lebih luas dari orang tuanya. Dan hal tersebutlah yang membuat orang tua dengan anak golongan Gen Z harus cepat belajar dan menyesuaikan diri dengan mereka untuk dapat mendidiknya. Dikutip dari laman liputan6.com, ada beberapa hal yang dapat dilakukan orangtua dalam rangka mendidik anak gen Z.

Asah Kemampuan untuk Kerjakan Berbagai Hal Sekaligus

Anak-anak yang lahir di era masa kini umumnya sudah piawai menggunakan smartphone, laptop, hingga tablet. Biasanya, mereka menggunakan perangkat tersebut untuk menonton video, bermain game, dan mendengarkan musik. Terkadang mereka melakukan ragam aktivitas secara bersamaan pada gadget-nya.

Para orang tua sebetulnya dapat melihat hal tersebut sebagai suatu kelebihan. Jika mereka dapat melakukan berbagai pekerjaan sekaligus, hal itu dapat dimanfaatkan untuk hal lain. Misalnya, membersihkan rumah bersama, menyapu, dan membersihkan perabotan rumah.

Rangsang Keingintahuan dengan Belajar Hal Baru

Kaum generasi Z dikenal punya rasa keingintahuan yang tinggi. Hal ini dapat terlihat dari kebiasaan mereka mengutak-atik gadget sendiri. Bahkan ketika mereka masih balita, terasah untuk mencoba gadget atau aplikasi.

Berbekal rasa keingintahuan yang tinggi, anak-anak generasi Z memiliki potensi untuk meningkatkan kecerdasannya dengan pergi ke tempat yang belum pernah mereka kunjungi. Atau biarkan mereka melihat hal-hal baru dengan memberikan mereka buku.

Fasilitasi Kemauan Mereka untuk Menabung

Generasi Y cenderung konsumtif, sedangkan generasi Z memiliki kebiasaan menabung. Hal ini wajar karena kaum mereka lahir di situasi ekonomi yang tak stabil. Dengan begitu, terbentuk pola pikir untuk menjadi lebih baik secara finansial.

Para orang tua tentu harus melihat hal ini sebagai kelebihan sehingga lebih mudah  mengajarkan anak-anak generasi Z agar rajin menabung sejak kecil. Hal ini bisa dimulai dari memberikan mereka celengan atau mengenalkannya pada rekening tabungan.

 Ajak Beraktivitas Bersama Setiap Hari

Nah, salah satu kekurangan generasi Z adalah sikap individualis yang membuat mereka menjadi egois dan mementingkan diri sendiri. Sikap ini muncul karena mereka lebih sering menghabiskan waktu dengan gadget ketimbang memerhatikan sekitarnya.

Agar mereka lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, orang tua dapat mengajak mereka untuk melakukan aktivitas sederhana secara bersama. Misalnya, sarapan dan makan malam bersama, atau pergi berlibur setiap akhir pekan.

Perlakukan Mereka dengan Lembut dan Sabar

Salah satu pengaruh dari penggunaan gadget yang terlalu sering adalah keinginan mereka untuk mendapatkan sesuatu dengan instan. Ini membuat generasi Z cenderung tidak sabaran dan kurang menghargai proses. Apabila dibiarkan, tentu hal ini akan membentuk karakter yang kurang baik terhadap anak.

Sebagai orang tua, Anda harus lembut dan sabar dalam menghadapi anak-anak yang tidak sabaran. Orang tua dapat melatih kesabaran anak dengan mengajak mereka menggambar, mewarnai, atau memasak.(Muf)

 

 

 

LEAVE A REPLY