TKIT QURROTA A’YUN GO INTERNATIONAL

0
443

Proses belajar mengajar dalam dunia pendidikan merupakan salah satu sektor yang terdampak akibat pandemi Covid-19. Akibatnya, banyak perubahan terjadi dari proses belajar tatap muka berubah ke daring (online). Begitu pula yang terjadi di TKIT Qurrota A’yun. Nada Nur Ainiyah, siswa TK B Kelas Ali Bin Abi Thalib tetap semangat belajar meski telah pindah ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

 

Nada pindah ke Abu Dhabi pada tahun 2021, dikarenakan ayahnya bekerja di Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC) yang merupakan perusahaan minyak milik negara Uni Emirat Arab di Negeri Mutiara ini. “Saya sangat senang, Ustadzah!” begitu respon Nada ketika ditanya bagaimana perasaannya pindah negara namun tetap menjadi murid TKIT Qurrota A’yun.

 

“Sebagai guru Nada berbeda negara yang mengajar daring seperti ini, senang dan bangga. Karena punya murid sampai Abu Dhabi dan masih mau bergabung dengan sekolah kami, TKIT Qurrota A’yun. Sebuah pengalaman berharga dan kebanggaan tersendiri karena walaupun terkendala waktu yang berbeda 4 jam dengan Indonesia untuk belajar mengaji, membaca, atau tugas lainnya, tapi alhamdulillah semua pembelajaran berjalan lancar dengan baik,” papar Ustadzah Novi Astutik, walikelas sekaligus guru mengaji Nada.

 

Ustadzah Novi menambahkan bahwa hal ini merupakan hikmah kondisi pandemi, sehingga  memiliki pengalaman mengajar murid yang sangat jauh. TKIT Qurrota A’yun sangat bangga karena bisa go international.

(Rilis/Foto/Editor: Hana/Novi/Staff Humas, Deni)

Nada belajar via daring
Nada belajar via daring
Foto diambil dari jendela apartemen Nada

tinggalkan komentar